Saturday, September 29, 2012
Monday, September 3, 2012
CARA SETTING BIOS DI KOMPUTER
Postingan kali ini akan membahas bagaimana kita menyetting Bios pada komputer kita…ok langsung saja…
LANGKAH 1
Hubungkan monitor, kibor, mouse dan peranti lainnya pada PC. Jangan lupa tancapkan kabel power ke port power di belakang PC. Sesudah itu, tekan tombol power pada PC dan monitor untuk menghidupkan komputer rakitan Anda. PC segera melakukan proses booting.
LANGKAH 2
Segeralah menekan tombol [Delete] pada kibor untuk masuk ke menu BIOS/CMOS Setup.
LANGKAH 3
Anda akan masuk BIOS. Pada workshop ini, motherboard yang kami gunakan menggunakan AwardBIOS. Jadi langkah-langkah berikut ini disusun berdasarkan AwardBIOS. Pengaturan untuk jenis BIOS lainnya kurang lebih sama saja kok. Nah, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengeset waktu yang akan digunakan oleh sistem komputer. Aturlah melalui menu [Main] [System Time]. Untuk mengubahnya, gunakan tombol [+], [-] dan tombol [Tab] pada kibor Anda
LANGKAH 4
Selanjutnya, dengan cara yang sama, ubahlah tanggal pada sistem komputer Anda melalui menu [System Date].
LANGKAH 5
Setelah mengeset waktu dan tanggal dari sistem, jika mau, Anda juga dapat memasang password BIOS agar orang lain tidak dapat mengubah setelan BIOS yang Anda buat. Caranya, pilih menu [Supervisor Password], lalu tekan tombol [+] pada kibor. Selanjutnya, masukkan password Anda pada boks Enter Password, lalu klik [Enter]. Masukkan kembali password Anda pada boks Confirm Password, kemudian kembali klik [Enter]. Nah, sekarang status opsi Supervisor Password pasti menjadi Enabled.
LANGKAH 6
Bila PC Anda akan dipakai beramai-ramai, Anda juga bisa mengeset user password untuk masing-masing pengguna. Manfaatkan saja menu [User Password]. Cara mengesetnya sama saja kok dengan pengaturan pada supervisor password.
LANGKAH 7
Sekarang bukalah menu [Advanced] dengan menekan tombol [‡] (arah panah ke kanan) pada kibor Anda, lalu pilih [I/O Device Configuration] kemudian [Enter].
LANGKAH 8
Di sini Anda dapat mengatur penggunaan fitur onboard pada motherboard Anda. Misalnya, bila Anda menggunakan kartu suara dan modem yang bukan on-board, ubahlah opsi [Onboard AC97 Audio Controller] dan [Onboard AC97 Modem Controller] menjadi [Disabled] dengan menekan tombol [+] pada kibor Anda. Selanjutnya klik [Esc] untuk kembali ke menu [Advanced].
LANGKAH 9
Sekarang pilih opsi [PCI Configuration] lalu tekan [Enter]. Kemudian agar slot USB Anda berfungsi set opsi [USB Function] menjadi [Enabled]. Jika belum, Anda bisa mengubahnya dengan menekan tombol [+]. Jika sudah, kembali ke menu [Advanced] dengan menekan tombol [Esc].
LANGKAH 10
Selanjutnya Anda dapat mengubah manajemen penggunaan listrik dari komputer melalui menu [Power] dengan menekan tombol [‡]. Namun untuk mudahnya, tak usah mengubah hal apa pun dalam pengaturan ini.
LANGKAH 11
Selanjutnya buka menu [Boot]. Nah, untuk memudahkan penginstalan sistem operasi yang akan dilakukan setelah ini, ubahlah pola boot dari PC. Set CD ROM sebagai boot device pertama, kemudian hard disk sebagai boot device ke dua dan floopy boot device ke tiga, dengan menggunakan tombol [+] atau [-]. Gunanya, agar tiap kali booting, komputer mencari adanya sistem operasi di CD-ROM dulu, baru kemudian hard disk, dan floopy.
LANGKAH 12
Masukkan CD instalasi Windows XP ke CD-ROM drive. Setelah itu, pilih menu [Exit] [Exit Saving Changes] untuk keluar dari BIOS dan menyimpan pengaturan yang Anda buat barusan. Selanjutnya komputer akan restart. Dan jika Anda tadi mengaktifkan user password, maka akan muncul bok password. Isi password tersebut agar komputer dapat melanjutkan proses booting.
CARA INSTALL WINDOWS XP
Hal pertama yang anda butuhkan adalah sebuah komputer. Lalu,
anda harus mempunyai CD installer Windows XP. Banyak pilihan mengenai versi
ini. Menurut info, Seri yang terakhir dari Windows XP adalah Microsoft Windows
XP Service Pack 3. Kebetulan komputer saya udah ada CD installer beserta
Serial number – nya. Dan satu lagi, anda harus menyiapkan driver bawaan untuk
peripheral lainnya. Seperti motherboard, VGA, sound, modem, Ethernet Card dan
sebagainya.
Sekarang mari kita meluncur ke panduan ini :
1. Karena install windows XP menggunakan CD installer, maka
anda harus men – setting konfigurasi BIOS agar booting pertama / defaultnya
adalah melalui CD – ROM. Setelah selesai, simpan dan exit.
2. Masukkan CD installer Windows XP ke dalam CD-ROM.
3. Setelah muncul perintah “Press Any Key to boot from CD …”
di layar, Tekan sembarang tombol untuk memulai. Kemudian akan muncul ini.
4. Tunggu hingga muncul pesan “Welcome to Setup” kemudian
ikuti pilihan menu selanjutnya.
5. Pilihlah install Windows XP dengan menekan Enter.
6. Lalu akan ada tampilan EULA ( End User Licence Agreement
), kemudian anda tekan F8 yang artinya Anda setuju. Bilamana anda tidak setuju,
cukup tekan “ESC”.
7. Lalu anda akan di berikan suatu option. Dimana untuk
membagi berapa Drive yang
akan di bagi. Istilah untuk ini disebut “Partition”. Seperti
halnya Drive C:, Drive D:, dsb. Oke … kita pilih Enter saja.
8. Setelah dienter, Anda harus memilih format jenis apa
saja. Ada
beberapa pilihan yakni FAT32 dan NTFS. Tetapi saya sarankan untuk mengambil
option ini “Format the partition using the NTFS file system“. Karena Windows XP
memiliki perfomance yang bagus dengan jenis ini.
9. Setelah proses format, secara otomatis akan berjalan
sendiri nya. Setup mengopy file yang diperlukan dari CD ke hardisk anda.
Setelah selesai komputer anda akan restart.
10. Setelah restart, akan muncul “Press Any Key to boot from
CD …. “. Pesan saya, “JANGAN TEKAN TOMBOL APAPUN !!! “, atau anda akan kembali
ke menu awal bila anda menekan sembarang tombol.
11. Tunggu lah hingga proses loading selesai, CD-installer
bekerja kembali. Disaat ini, komputer mengambil data – data yang diperlukan
dari CD ke harddisk.
12. Kemudian muncul menu “Regional and Language Setting“,
pilih “Customize” dan pilihlah negara dan bahasa anda. Cukup disesuaikan dengan
kebutuhan anda. Kemudian pilih OK dan Next.
13. Kembali anda di beri pertanyaan, yakni nama dan
organisasi. Isilah sesuai data identitas diri anda kemudian pilih Next.
14. Nah disini lah yang terpenting, yakni anda akan diminta
mengisi serial number Windows XP. Bila salah satu huruf atau angka, maka
installasi selanjutnya tidak akan berjalan.
15. Kemudian ada menu “Computer Name and Administrator
password“. Isi dengan username dan password sesuai kebutuhan. Eit … anda harus
menghafalkan bilamana anda mengisi. Bila tidak ingin mengisi username dan
password, kosongin saja kemudian pilih Next.
16. Kemudian Menu “Date and Time Setting”. Isi saja sesuai
lokasi dimana anda berada. Lalu pilih Next.
17. Ada
pilihan lagi yakni Network setting yaitu “Workgroup or Computer Domain” Klik
Next saja deh biar ga pusing – pusing. Karena ini untuk setting jaringan LAN.
18. Komputer akan restart, ditunggu saja jangan beranjak
kemana – mana. ngopy2 deh …
19. Saat itu juga, Keluarkan CD installer Windows Xp anda.
20. Lalu setelah itu, komputer akan bekerja kembali secara
otomatis dan akan men-setting resolusi display monitor anda secara otomatis.
Tinggal Klik OK.
21. Kemudian muncul “Welcome to Microsoft Windows” dan klik
Next lagi.
22. Ada
menu lagi, “Help Protect your PC“, pilih “Not right now” dan Next.
23. Lalu, anda akan diminta untuk mengisi nama yang akan di
gunakan di komputer anda.
24. Setelah beres, lalu akan ada pilihan Thank You , Welcome
dan Windows XP anda akan terbuka untuk pertama kalinya.FINISH !
25. Kemudian, anda hanya menginstall driver – driver
tambahan yang sesuai dengan komputer anda. Biasanya sudah satu paket dalam
bentuk CD ketika anda membeli laptop / motherboard baru. Jadi simpan baik2 CD
driver tersebut, jangan sampai hilang. Karena anda akan kerepotan bilamana CD
tersebut hilang !
26. Install aplikasi2 tambahan sesuai kebutuhan juga, misal
Office, Video player, Chatting, Browsing dan sebagainya.
Akhirnya Selesai juga anda menginstall Windows XP di laptop
/ komputer anda. Semoga informasi ini bisa membantu anda.
Subscribe to:
Posts (Atom)